oleh

Ealah Gratiskan Yang Miskin Dijadikan Alasan Kepala SMPN 2 Jombang Untuk Bandrol Seragam Kain Batik Selangit Itu

Jombang – Pembelian kain seragam batik di SMP Negeri 2 Jombang, yang sempat dikeluhkan wali murid, karena dianggap terlalu mahal. Menyikapi hal itu, pihak sekolah mengeluarkan kebijakan untuk menggratiskan seragam bagi siswa kurang mampu.

Kepala SMPN 2 Jombang, Karyono menerangkan, seragam batik di sekolahnya itu sifatnya tidak wajib. Jadi pihak sekolah membebaskan para wali murid untuk membeli ataupun tidak. Pihak sekolah talah mengambil kebijakan untuk menggratiskan seragam sekolah bagi para wali murid yang tidak mampu.

“Seragam batik itu sifatnya tidak wajib. Jadi yang merasa keberatan tidak mengambil tidak apa-apa,” ungkap Karyono saat ditemui di SMPN 2 Jombang, Selasa (17/9/2019).

Karyono juga menyebut, ada sebagian siswa yang sudah diberikan seragam gratis karena memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP). Bagi yang tidak memiliki KIP, selanjutnya akan masuk dalam kebijakan sekolah untuk diberi seragam batik gratis.

“Nanti insyaallah bisa gratis, lihat tingkat kemiskinannya. Kalau KIP otomatis gratis, dan sudah ada yang digratiskan,” tuturnya.

Menurut Kepala Sekolah Karyono, saat ini petugas BP SMP Negeri 2 Jombang telah turun untuk mendata para wali murid yang kurang mampu. Data yang sudah dikantongi terdapat 30 siswa dalam kondisi kurang mampu. Namun data tersebut akan diverifikasi oleh pihak sekolah dengan cara turun ke rumah para wali murid.

“Ini masih proses pendataan beberapa hari kedepan. Kita cek list, nanti kita foto rumahnya dan sebagainya biar tepat sasaran,” jelas Karyono.

Selain itu, Karyono juga mengaku, bahwa pihaknya tidak mengeluarkan kebijakan untuk biaya jahit. Jadi untuk biaya penjahitan itu dilakukan sendiri oleh wali murid.

“Kalau penjahitan bukan wilayahnya sekolah. Wali murid berkoordinasi dengan wali murid lainnya untuk menjahit seragam itu,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, harga seragam batik di SMPN 2 Jombang bervariasi sesuai ukuran dan jenis kelamin siswa. Kain seragam batik untuk siswa putra ukuran M, L dan XL masing-masing Rp 339.000, Rp 415.000 dan Rp 450.000. Sedangkan untuk siswa putri ukuran M, L dan XL adalah Rp 345.000, Rp 420.000 dan Rp 447.000. Kemudian, seragam dijual dalam bentuk lembaran kain. Harga itu, para siswa akan menerima 1 stel kain batik bermotif daun warna hijau dan bawahan berupa kain warna hijau, serta rompi motif kotak-kotak.

Keterangan foto:
Kain batik yang hendak dijadikan seragam khusus sekolah, saat berada di penjahit.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed