oleh

Terkait Polemik Seragam Sekolah, DPRD Jombang Bakal Panggil Disdikbud

Jombang – Pimpinan DPRD Jombang, bakal memanggil pihak Dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) terkait mengenai banyaknya polemik kain seragam gratis maupun kain seragam batik yang diperuntukkan kepada siswa siswi baru pada jenjang SD/MI maupun SMP/MTS di lingkup kota santri.

“Memang setelah pimpinan dan alat kelengkapan dewan terbentuk kami akan memanggil Disdikbud secepatnya sebagai pihak yang berwenang menangani persoalan tersebut,” ujar Ketua DPRD Jombang, Mas’ud Zuremi, Minggu (29/9/2019).

Politisi PKB tersebut, mengaku memang terkait kain seragam gratis ini banyak persoalan dan keluhan dari masyarakat, terutama wali murid siswa baru. Sehingga pihak-pihak terkait harus melakukan evaluasi program unggulan Bupati dan wakil Bupati terpilih.

Terlebih lagi, terkait pengadaan seragam batik yang dilakukan sekolah masing-masing ini juga harus benar-benar diawasi. Mas’ud juga mewanti-wanti agar pihak-pihak yang terkait tidak bermain-main dengan pengadaan kain seragam batik.

“Ini kami sudah sering menghimbaukan agar dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” terangnya.

Sementara itu, Mustofa dari fraksi PKS, anggota Komisi D DPRD Jombang, menyampaikan juga untuk rencana pemanggilan memang akan dilakukan secepatnya. Kalau bisa besok (senin) akan memanggil Disdikbud. Selain itu, dirinya juga meminta agar penegak hukum juga mengawasi program kain seragam ini, sebab hal itu sangat rawan untuk disalahgunakan.

“Tidak ada salahnya juga penegak hukum mengawasi program ini. Apalagi penyuplai kain seragam batik ini hanya satu supplier saja. Kalau memang mekanismenya benar dan bisa dipertanggung jawabkan tidak masalah, tapi yang jelas jangan sampai ada yang bermain agar mendapat keuntungan sendiri,” pungkasnya.

Keterangan Foto :

Ketua DPRD Jombang, Mas’ud Zuremi dari Fraksi PKB.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed