oleh

Jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 BNN Kabupaten Kediri Tes Urine Sopir Bus Antar Kota dan Provinsi

Kediri – Menjelang libur panjang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Badan Narkotika Nasional ( BNN) Kabupaten Kediri, Selasa, (10/12/2019) pagi menggelar sidak tes urin bagi pengemudi Bus Antar Kota dan Provinsi di Terminal Pare Kabupaten Kediri.

Seluruh pengemudi Bus yang transit di Terminal Pare tanpa kecuali langsung diarahkan petugas BNN Kabupaten Kediri bersama petugas Dishub Kabupaten Kediri menuju ke ruang tes urin. Dari semua pengemudi bus yang sudah di tes, tidak terindikasi melakukan penyalahgunaan narkoba dan hasilnya negatif.

Kepala BNN Kabupaten Kediri AKBP L. Dewi Indarwati ,Amk,SH,MM  dalam press relalesnya menjelaskan, bahwa BNN Kabupaten Kediri menggelar sidak tes urin bagi pengemudi Bus antar Kota maupun Provinsi ,dilakukan dalam rangka antisipasi penyalahgunaan narkoba jelang libur Natal dan tahun baru 2020. Tujuannya agar seluruh penumpang aman ,nyaman dan sampai tujuan dengan selamat.

” Meski tidak terindikasi narkoba, para sopir juga kami berikan sosialisasi tentang bahaya narkoba ,dan berharap jangan sampai terbujuk kedalamnya apalagi mengkonsumsi narkoba” ucap Kepala BNN Kabupaten Kediri.

Selain tes urin, BNN Kabupaten Kediri dalam kesempatan pagi itu juga menyampaikan kinerjanya selama tahun 2019 dalam upaya Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) mewujudkan Kabupaten Kediri bersih dari penyalahgunaan narkoba dimulai dari Seksi P2M ( Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat)

Sepanjang tahun 2019, BNN Kabupaten Kediri telah memberikan pemahaman kepada khalayak masyarakat luas perihal bahaya narkoba dalam kegiatan advokasi,desiminasi,aktifitas pencegahan dan pemberdayaaan masyarakat lainnya.

Tercatat ada 10 instasi dengan jumlah 965 kami sosialisasi dilingkungan instasi pemerintahan, dilingkungan swasta ada 4 instansi dengan jumlah 866 orang peserta, dilingkungan pendidikan sebanyak 156 sekolah dan Universitas dengan jumlah 39,315 orang peserta dan dilingkungan masyarakat sebanyak 33 instansi dengan jumlah 48,359 orang peserta.

Selain itu Seksi dari P2M juga telah melaksanakan tes urin ,diantaranya di instansi pemerintah sebanyak 683 orang, Instansi Swasta sebanyak 866 orang, Instansi Pendidikan sebanyak 1,134 orang dan dilingkungan masyarakat sebanyak 168 orang, Salah satu program P2M yang tengah dijalankan lainnya adalah program Desa Bersinar tingkat Kabupaten dimana masing masing kecamatan diwakili oleh 1 desa.

Sementara untuk Seksi Rehabilitasi Kabupaten Kediri hingga Desember 2019 telah mencapai kinerja dengan merehabilitasi 45 penyalahgunaan narkoba ,24 orang datang secara suka rela ,21 orang hasil dari penjangkauan kepada masyarakat dan screening ke sekolah.

Dari segi usia 25 persen (12 orang) berusia 15 – 25 tahun ,56 persen (25 orang ) berusia 25 – 40 tahun ,dan 19 persen (8 orang) berusia 41 – 65 tahun, Zat paling banyak disalahgunakan adalah Pil Dobel L 60 persen, Shabu 25 persen,Ganja 5 persen,dan 10 persen sisanya biasanya mengkonsumsi lebih dari 1 zat (multipel zat).

Pasien yang datang ke BNN Kabupaten Kediri cenderung masih dalam tahap coba pakai atau rekreasional ,pasien yang datang sukarela akan diasesmen oleh tim medis. Selanjutnya akan menjalani rawat jalan pada LRKM ( Lembaga Rehabilitasi Instansi Masyarakat ) dan LRIP ( Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintahan ) yang bekerja sama dengan BNN Kabupaten Kediri.

Seksi Pemberantasan BNN Kabupaten Kediri tahun 2019 dengan target 1 laporan kasus narkotika (LKN) bahkan bisa mencapai 3 LKN dan semua sudah P21 ,dari 3 LKN tersebut BNN Kabupaten Kediri berhasil menangkap 4 tersangka penangkapan pertama atas nama  ,AD (19) vonis 4 tahun denda Rp 800 juta,selanjutnya atas nama ,Sg alias Supit (24) vonis 4 tahun denda Rp 800 juta.
Penangkapan kedua atas nama Ep alias Sinyo (28) dan Ds (32) ( sudah P21).

Masih menurut AKBP Dewi, selain kegiatan yang bersifat operasional ,BNN Kabupaten Kediri juga berprestasi dibidang management khususnya dalam pengelolaan anggaran ,diakhir tahun 2019. BNN Kabupaten Kediri juga mendapatkan penghargaan terbaik pertama capaian indikator pelaksanaan anggaran yang langsung diberikan oleh Kepala KPPN Kediri,

BNN Kabupaten Kediri juga aktif koordinasi dan sosialisasi dengan instansi baik Pemerintahan maupun Swasta terkait instruksi Presiden No. 6 tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN sekaligus mendorong terbitnya instruksi Bupati tentang rencana aksi nasional P4GN , Instansi Pemerintah dan Swasta yang aktif didorong untuk selalu mendukug P4GN sehingga berperan saling mendukung sehingga 16 instansi telah melaksanakan MoU dengan BNN Kabupaten Kediri.

Reporter : Rianto 

Komentar

News Feed