oleh

BNN Kabupaten Kediri Tangkap Pengedar Sabu Kambuhan

Kediri –  Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kediri Jawa Timur berhasil menangkap pengedar Sabu berinisial KH (43 tahun) yang mempunyai jaringan antar Kota yang baru keluar atau dari Lembaga Pemasyarakatan Madiun. Saat melakukan penangkapan, petugas BNN juga berhasil mengamankan barang bukti dari tangan pelaku berupa 2 (dua) paket Narkoba Jenis Sabu seberat, 7,66 gram. Dan pengungkapan perkara tersebut, Selasa (17/03/2020) dirilis di Kantor BNN Kabupaten Kediri.

Selain itu dalam penggrebekan dirumah pelaku  Jalan Dandang Gendis Desa Doko Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri juga ditemukan dan diamankan barang bukti lain berupa uang tunai sebesar Rp. 13.150.000, 2 (dua) buah Kartu ATM, 2 (dua) unit HP, 2 (dua) bendel plastik klip kecil dan sebuah sendok plastik kecil.

Pelaku yang berprofesi sebagai penjaga Portal Tambang Pasir di wilayah Blitar ini merupakan kambuhan atau pernah terjerat kasus yang sama. Namun bukannya kapok atau sadar, namun pelaku tetap saja melakukan perbuatan yang sama.

Kepala Badan Narkotika Nasional atau BNN Kabupaten Kediri, AKBP, L. Dewi Indarwati, Amk,SH,MM saat memimpin rilis hasil pengungkapan tersebut menyampaikan, bahwa Kabupaten Kediri memang sudah dalam kondisi darurat Narkoba. Hal ini diketahui dari hasil penyidikan terhadap pelaku yang mengatakan sasaran penjualan narkoba tersebut sudah merambah pada anak-anak anak, pelajar, ibu rumah tangga dan kelompok remaja lainnya.

” Situasi peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Kediri ini sudah sangat membahayakan, oleh sebab itu, kami dari BNN akan terus bekerjasama dengan instansi terkait untuk melakukan upaya pencegahan dengan cara sosialisasi ke lembaga pendidikan dan juga kelompok masyarakat lainnya. Sementara untuk penanganan kasus pengungkapan ini, yang jelas pelaku disangkakan melakukan pelanggaran pidana sesuai dengan UU No.35 tahun 2009 pasal 114 ayat 2 Sub pasal 112 ayat 2 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara,” terang AKBP Lilik Dewi Indarwati

Reporter : Rianto 

Komentar

News Feed