oleh

Setelah 14 Hari Dikarantina, 300 Santri Al – Falah Ploso Dilepas Wakil Bupati Pasuruan

Pasuruan – Pendidikan pesantren sebagai salah satu wadah untuk mewujudkan landasan fundamental yang religius generasi bangsa. Semangat belajar ilmu agama tak membuat kendor para santri untuk mendapatkan ilmu dipesantren di tengah pandemi covid -19.

Setelah menjalani karantina selama 14 hari santri Al – Falah Ploso dari wilayah Pasuruan diberangkatkan dari Pondok Pesantren Syamsul Arifin Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan untuk kembali ke pondok oleh wakil Bupati Pasuruan KH. Mujib Imron.

Sekitar 300 santri yang diberangkatkan Pada Selasa 28 Juli 2020 sesuai dengan protokol kesehatan dengan membawa persyaratan ponpes Al-Falah Ploso dengan kendaraan khusus.

KH. Saifulloh Damanhuri pengasuh pondok pesantren Syamsul Arifin selaku shohibul bait memohon maaf apabila ada kekurangan fasilitas di ponpes yang dipimpinya “Kami yang ditempati karantina sangat senang karena banyak ponpes yang sudah mulai pembelajaran lagi Dalam new normal ini, karena kalau ponpes belum mulai, saya kuatir kita akan terancan penyakit batin yaitu kebodohan agama yang lebih bahaya dari pada Covid -19,” ungkapnya

“Semoga wabah pandemi covid 19 ini segera berahir sehingga kegiatan belajar belajar baik di pendidikan formal segera kembali normal,” Tutupnya

Reporter : Wawan
Editor      : Pujiyono

Komentar

News Feed