oleh

Pemkot Pasuruan Jaring Ratusan Warga Tanpa Masker, Dihukum Push Up Hinga Membaca Pancasila

Pasuruan Kota – Sesuai janji dan sesuai dengan Inpres ( Instruksi Presiden ) No 6 Tahun 2020. Pemkot Pasuruan mulai memberlakukan sanksi sosial bagi yang tidak mengenakan masker.

Kebijakan diberlakukan mulai hari Senin 10 Agustus 2020. Operasi ini dilakukan oleh petugas gabungan, Polisi Pamong Praja (Pol PP), Polri, TNI, BPBD dan relawan

Nur Fadholi, SH. MM Koordinator petugas gabungan menyampaikan hari pertama razia di beberapa titik lokasi antara lain di Jalan KH Hasyim Asyari, Jalan. KH Mas Mansyur, JL Raden Patah dan JL. Lombok “Tercatat 104 orang yang terjaring dan mendapatkan sanksi,” jelasnya

Sanksi yang diberlakuan bervariasi diantaranya menyanyikan lagu – lagu perjuangan, membaca Pancasila, hingga push up ” Dengan sanksi ini kami berharap masyarakat lebih sadar akan pentingnya menggunaka masker, menjaga jarak untuk mencegah sekaligus memutus rantai penyebaran covid 19,” jelasnya

“Kapok mas, saya malu” Kata salah seorang warga yang terjaring dalam razia namun enggan menyebutkan namanya ketika dimintai keterangan pewarta media ini

Razia ini tidak semata – mata memberikan sanksi bagi pelanggar tapi lebih memberikan sosialisi dan pemahaman keoada masyarakan pentingnya melaksanakan protokol kesehatan

“Kami berharap dengan razia ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat dan mematuhi himbauan serta aturan pemerintah dalam rangka menekan penyebaran covid – 19 di kota tercinta kita” tutupnya.

Repoter : Andy Prasetyo
Editor    : Pujiyono

Komentar

News Feed