oleh

Pastikan Tidak ada Manipulasi Data KPM, Pemdes Karangrejo Gelar Musdesus BLT DD Tahap II

Pasuruan – Setelah pembagian tahap pertama Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD), kini bantuan serupa memasuki pembagian tahap II. Untuk memastikan pembagian bantuan itu tepat sasaran atau tidak ada manipulasi data, sekaligus sebagai langkah antisipasi untuk menekan gejolak di masyarakat, Pemerintah Desa Karangrejo Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuran menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus), Kamis 13 Agustus 2020 di balai desa setempat.

Kegiatan yang dihadiri oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, Perangkat Desa, Relawan Covid 19, Lembaga Lembaga Desa, Karang Taruna dan Tokoh Masyarakat tersebut secara umum berjalan cukup lancar

“BLT Dana Desa tahap II ini akan dibagikan selama 3 bulan, mulai dari Bulan Juli, Agustus, dan September 2020,” jelas Kepala Desa Karangrejo Zainul

Adapun, lanjut Kades Zainul PKM penerima BLT di Desa Karangrejo jumlahnya mencapai 153 “Mereka yang mendapatkan BLT ini adalah masyarakat kurang mampu ataupun kehilangan pendapatan pasca mewabahnya pandemi Covid -19 ini,” paparnya

Dan untuk saat ini, lanjut Kades Zainul Pihak pemerintah desa masih melakukan
penyusunan petunjuk teknis (juknis) sebelum BLT itu dibagikan kepada KPM ” Musdesus ini kami gelar sesuai dengan aturan dari Pemerintah Pusat, sebelum BLT dibagikan,” jelasnya

Adapun 153 KPM yang berhak menerima BLT DD itu tersebar di seluruh Desa Karangrejo diantaranya adalah Dusun Sanglud 14 orang, Dusun Mlaten 13 orang, Dusun Sejo 11 orang, Dusun Karangbangkal 28 orang, Dusun Janti 16 orang, Dusun Kuwung 8 orang, Dusun Bangkok 7 orang, Dusun Karangrejo 17 orang, Dusun Ngetal 15 orang, dan Dusun Legopet 24 orang.

Selain itu, tambah Kades Zainul Musdesus kali ini juga untuk memastikan penerima bantuan telah sesuai dengan data yang ada “Untuk pembagian BLT itu nanti diawasi oleh Pihak Bank juga Anggota Polsek Gempol,” ungkapnya

Dengan Musdesus ini Kades Zainul berharap tidak terjadi manipulasi data sehingga memicu gejolak ditingkat masyarakat, “Penerima BLT DD datanya harus valid, jangan ada manipulasi,” tandas Kades Zainul

Sementara itu, Suwanto selaku Perwakilan Forpimcam Gempol menyampaikan, melalui musyawarah tersebut peserta berhak mengajukan usulan. Apakah KPM BLT-DD tahap Dua akan bertambah, atau berkurang, “Ada penambahan atau pengurangan tidak masalah, sepanjang usulan disepakati dalam forum ini,” katanya

Selain itu, pada musyawarah ini Suwanto juga mengingatkan kepada seluruh peserta musyawarah utamanya relawan covid 19 Desa Karangrejo agar terus memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) dan terus mengingatkan masyarakat.

“Tugas Perangkat Desa atau relawan tidak terhenti sampai disini, namun memberi contoh penerapan protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat dalam setiap kegiatan adalah tugas utama, jangan pernah merasa lelah untuk terus mengingatkan masyarakat” harap Suwanto

Reporter : Khoirul Anam
Editor      : Pujiyono

Komentar

News Feed