oleh

Manfaatkaan Medsos, Umpankan Istri Untuk Merampok

Surabaya – Sungguh tega M. Tohir (27) warga Jalan Tambak Pring Timur, Surabaya, mengumpankan Tina Arie (21) Perempuan warga Jalan Setro Baru Utara, Surabaya, yang merupakan istri sirinya untuk melakukan tindak kejahatan perampasan.

Kapolsek Asemrowo AKP Hari Kurniawan, menerangkan, modus kejahatan yang dilakukan oleh pasangan suami istri (pasutri) di Surabaya ini tergolong baru. Pelaku pria mengajak istrinya yang tengah hamil untuk merayu pria lain guna untuk menguasai barang berharga korban.

Dimana pelaku wanitanya mengajak korban janjian disuatu tempat setelah itu korban langsung dihajar dan diambil barang-barang berharganya.

“Kejadiannya Senin, tepat pada 17 Agustus kemarin, sekitar jam sembilan malam, di area pasar Loak Surabaya. Keduanya melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan,” terang AKP Hari Kurniawan, Senin 24 Agustus 2020.

Sebelumnya, lanjut AKP Hari Kurniawan, korban dan Tina ini berkenalan di akun FB buatan Tohir. Setelah intens atau selalu balas di chat FB keduanya sepakat bertemu di Pasar Loak di Jalan Dupak Rukun Surabaya.

Untuk memperlancar komunikasi, keduanya sepakat melanjutkan ibrolan melalui WA. Ternyata, yang melakukan komunikasi suami Tina yakni Tohir. Akhirnya korban RWW, janjian bertemu Tina istri pelaku.

“Karena korban tidak tahu alamatnya maka Tina menjemput korban RWW di Jalan Arjuno,” papar pria dengan 3 balok emas dipundak ini.

Setelah itu, masih kata Kapolsek, Tina lalu ke area pasar Loak, disana suaminya sudah menunggu bersama termannya A dan lainnya di warung pojok pintu masuk.

Setelah sampai di lokasi korban langsung di datangi pelaku Tohir dan A, kemudian dipukuli dan diambil barang-barangnya. Setelah itu, pelaku berboncengan meninggalkan korban.

“Korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Asemrowo dan petugas langsung ke lokasi dan mengecek keberadaan pelakunya,” sebutnya.

AKP Heri menambahkan, pelaku ditangkap anggota Reskrim ketika dalam perjalanan dibuntuti oleh petugas dan diamankan beserta dengan barang buktinya di dalam Tas Kosmetik warna biru.

Tas itu berisi 1 buah jam tangan merk Charles Jourdan, 1 buah HP merk Samsung type Note 8, 1 buah HP merk Lava type Iris 820 warna Gold, dan uang tunai sebesar Rp. 125.000.

Pelaku pasutri tersebut kini sudah mendekam dalam penjara dan akan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Reporter : Ahmad AE
Editor      : Taufin A

Komentar

News Feed