oleh

Begini Pelayanan, RSUD Kertosono Ditengah Pandemi Covid 19

Nganjuk – Sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kertosono terus melakukan pembenahan sekaligus inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Selain itu sebagai rumah sakit rujukan covid 19, Rumah Sakit yang berada di Jalan Raya Kertosono Nganjuk tersebut terus menerapkan protokol kesehatan.

Namun begitu, untuk tetap melayani kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan RSUD Kertosono sebagai rumah sakit tipe C atau dengan kata lain rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kedokteran subspesialis terbatas. Setidaknya rumah sakit tipe C memiliki pelayanan untuk penyakit dalam, bedah, kesehatan anak, serta kebidanan atau kandungan.

Untuk itu, RSUD Kertosono memastikan meski menjadi Rumah Sakit rujukan covid 19, memastikan jika pelayanan terhadap masyarakat atau pasien umum terus ditingkatkan. Bahkan untuk meningkatkan pelayanan itu, pihak RSUD Kertosono dalam waktu dekat akan menambah sejumlah pelayanan baru diantaranya dengan ditambahnya dokter urologi. Selain dokter urologi juga ada penambahan dokter anestesi dan dokter spesialis penyakit dalam

“Jadi kami harapkan masyarakat tidak takut untuk memeriksakan diri kerumah sakit, karena apa jika penyakit itu dibiarkan berlarut tentunya akan semakin parah,” ujar Kepala Tata Usaha RSUD Kertosono Agus Zaenal Abidin kepada akurasinews.com, Senin 21 September 2020 diruang kerjanya

Agus Zaenal menjabarkan, untuk tambahan layanan dokter tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan kepada seluruh masyarakat Bumi Anjuk Ladang, “ Dokter anestesi di RSUD Kertosono awalnya hanya satu, ini kita tambah lagi. Untuk dokter penyakit dalam awalnya memang sudah bertugas disini setelah tugas belajar kembali lagi untuk melayani masyarakat dirumah sakit ini,” paparnya

Terkait dengan pelayanan di tengah pandemi covid 19 ini, lanjut Agus Zaenal, RSUD Kertosono tetap menerapkan protokol kesehatan, dimana pintu masuk ke Rumah Sakit hanya dipusatkan di dua tempat yakni pintu dari Intaslasi Gawat Darurat (IGD) dan Poli, “Sebelum masuk para pengunjung wajib memakai masker, cuci tangan dan diukur suhu tubuhnya. Selain itu, jumlah penunggu pasien juga kami batasi yakni satu orang pasien hanya boleh ditunggu oleh satu orang penunggu saja,” urainya

Selain terus meningkatkan pelayanan ditengah pandemi covid 19 petugas RSUD Kertosono juga menerapkan konsep pelayanan 5 R yang meliputi ‘Ringkas’ dengan menyingkirkan barang yang tidak diperlukan, ‘Rapi’ membenahi tempat penyimpanan barang, ‘Resik’ mengatur dan melaksanakan prosedur kebersihan harian, ‘Rajin’ bekerja tanpa malas, serta ‘Rawat’ yakni mempertahankan Ringkas, Rapi, Resik dan Rajin.

“Dengan konsep 5R ini kita harapkan dapat meningkatkan produktivitas karena pengaturan tempat kerja lebih efisien, meningkatkan kenyamanan karena tempat kerja selalu bersih dan menjadi luas atau lapang, mengurangi bahaya di tempat kerja karena tempat kerja yang bagus, menambah penghematan karena menghilangkan berbagai pemborosan di tempat kerja.” Tutupnya (Advetorial)

Reporter  : Agus Bima

Editor      : Taufin A

Komentar

News Feed