oleh

ARYASATYA, Angkat Bicara Terkait ‘Gorengan Politik’ Proyek SPAM Umbulan

Pasuruan – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupaya meningkatkan akses air minum yang aman bagi masyarakat.

Untuk itu, Kementerian PUPR akan meningkatkan jaringan air bersih perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Pembangunan SPAM Umbulan di Provinsi Jawa Timur tengah diselesaikan untuk menambah pasokan air bersih perpipaan pada lima kota dan kabupaten.

Lima daerah tersebut adalah Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, dan Kabupaten Gresik.

Sayangnya, pembangunan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat itu, ditengah kontestasi Pemilihan Kepala Daerah ‘digoreng’ menjadi ‘senjata’ untuk menyerang salah satu pasangan calon.

Peduli akan kondisi itu, Komunitas (ARYASATYA) disapa dengan kejayaan dan mulya warga Kota Pasuruan Jawa Timur.
Kamis 1 Oktober 2020 menyampaikan jika gorengan politik yang menyebut jika Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang saat ini menjadi salah satunya calon Wali Kota Pasuruan terlibat dalam masalah pembangunan SPAM Umbulan dibantah oleh komunitas tersebut

” Itu tidak benar, Gus Ipul tidak ada kaitannya dengan proyek SPAM Umbulan yang ada di Desa umbulan Kecamatan Winongan itu.”Ujar Suratman salah satu pegiat Aryasatya ketika berbincang dengan akurasinews.com

Suratman menandaskan, Masyarakat Kota Pasuruan tidak ingin dikait-kaitkan dalam gorengan politik untuk menjatuhkan salah satu calon peserta Pilkada serentak tahun 2020 yang akan digelar 9 Desember 2020 nanti.

“Kami komunitas ARYSATYA ingin memberikan edukasi kepada masyarakat Kota Pasuruan tentang perlunya Pilkada Damai dan sejuk guna mendapatkan pemimpin yang amanah lima tahun kedepan,” kata Suratman.

Selain itu, lanjut Suratman, Gus Ipul kepada ARYASATYA menyampaikan, siap diproses secara hukum jika memang ada bukti keterlibatan dalam Proyek Nasional SPAM Umbulan ini.

“Masyarakat Kota Pasuruan ingin sekali Pilkada Kota Pasuruan ini menjadi salah satu contoh pesta demokrasi di Jawa Timur dan Indonesia, dimana tetap tercipta suasana aman, nyaman dan kondusif tidak ada yang namanya pencemaran nama baik bahkan fitnah, terkecuali apa yang disampaikan itu benar dan fakta maka sudah menjadi kewajiban bagi kita semua untuk menindak lanjuti sampai tuntas,” jelas Suratman

Suratman berharap ada keberimbangan dalam pemberitaan, jangan sampai berita menyudutkan atau bahkan menjatuhkan salah satu pasangan calon, “Kami berharap baik media cetak, media online, maupun televisi, menyampaikan berita berita yang berimbang, sedangkan untuk media sosial, marilah kita semua bijak dalam bermedia sosial sehingga tidak merugikan pihak manapun agar situasi Kota Pasuruan tetap aman dan kondusif.” Tutup Suratman

Reporter : Wawan
Editor      : Pujiyono

Komentar

News Feed