oleh

Sarbumusi Demo Ajukan 7 Tuntutan, DPRD Pasuruan Sediakan 10 Tumpeng Kerukunan

Pasuruan – Dewan Pimpinan Cabang Serikat Buruh Muslim Indonesia (DPC Sarbumusi) Pasuruan menggelar aksi unjuk rasa Selasa 13 Oktober 2020. Menariknya dalam demonstrasi tersebut para buruh mengajak wakil rakyat untuk menggelar istighosah.

Ajakan itupun disambut wakil rakyat dengan 10 tumpeng kedamaian dan kerukunan. Untuk Pasuruan gurub, rukun dan damai

Ribuan buruh itu menolak UU Cipta kerja yang sudah disahkan DPR – RI beberapa waktu lalu. Para buruh berkumpul di sentra Kerajinan bordir Bangil (bang kodir Bangil).

Selanjutnya para buruh berangkat menuju gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pasuruan yang berlokasi di jalan raya raci Bangil Pasuruan.

Begitu tiba di depan gedung wakil rakyat secara bergantian para perwakilan buruh berorasi. “Alhamdulillah perwakilan buruh diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi secara tertulis dan meminta agar pimpinan dewan menandatangani tujuh tuntutan buruh,” ujar Wawan salah satu perwakilan buruh

Dan berikut adalah 7 tuntutan Sarbumusi Pasuruan yang disampaikan ke DPRD

1. Menolak pengesahan UU Omnibus law (undang-undang cipta kerja).
2. DPR – RI harus meminta maaf kepada masyarakat Indonesia pengesahan UU Cipta kerja.
3. Proses pembentukan Undang-undang Cipta Kerja tidak partisipatif dan ekslusif, DPR – RI agar mengindakkan aspek transparansi, aspirasi dan partisipasi publik terhadap proses pembentukan peraturan perundang-undangan.
4. Anggota DPR -RI yang berasal dari Daerah Pemilihan Kabupaten Pasuruan dari Fraksi-fraksi partai yang mendukung pengesahan Omnibus Law harus meminta maaf kepada rakyat Kabupaten Pasuruan.


5. Presiden Republik Indonesia harus menolak pengesahan Omnibus Law (Undang-undang Cipta kerja.
6. Presiden Republik Indonesia harus menerbitkan PERPU Undang-undang Cipta kerja.
7. Buruh Indonesia kabupaten Pasuruan akan tetap hidup rukun, damai, dan tidak terpengaruh dengan ajakan yang mengarah Inkonstitusional.

Tujuh tuntutan buruh muslim tersebut disambut positif oleh wakil rakyat dengan ditanda tanganinya tujuh tuntutan tersebut oleh ketua DPRD Kabupaten Pasuruan H. M. Sudiono Fauzan, S. Pd., M. Pd. Didampingingi Rudi Hartono dari Fraksi Kebangkitan Bangsa, dan Najib Setiawan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahterah.

Usai penanda tanganan para buruh mengajak istighosah. DPRD menyediakan sepuluh nasi tumpeng.

Setelah doa bersama dilakukan pemotongan tumpeng oleh Kapolres Pasuruan AKBP. Rofiq Ropto Himawan,.S. I. K, SH, MH., dan Komandan Kodim Pasuruan Letkol Burhan diserahkan ke perwakilan buruh SARBUMUSI.

Pengamanan unjuk rasa dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan, Dandim 1819 Pasuruan beserta Satpol PP Kabupaten Pasuruan.

Reporter : Wawan
Editor     : Pujiyono

Komentar

News Feed