oleh

Mau Ambil BPNT di Desa Ini, Harus Pakai Masker

Nganjuk – Penerapan protokol terus digelorakan Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan Bahkan Kelurahan atau Desa. Seperti halnya di Desa Tegaron Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk Jawa Timur ini, setiap warga yang mengambil Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dampak covid 19 diwajibkan memakai masker menjaga jarak dan terlebih dahulu mencuci tangan dengan sabun ditempat yang telah disediakan petugas

“Itu wajib dan harus ditaati oleh semua warga yang mengambil BPNT di Desa Tegaron kemarin siang, kalau sampai ada yang datang tidak mamakai masker kita langsung menyuruh untuk pulang. Hal ini sengaja kita lakukan karena sesuai dengan imbauan pemerintah tentang penerapan protokol kesehatan,” kata Brigadir Hary Sudickyawan, Bhabinkamtibmas Desa Tegaron. Saat berbincang dengan akurasinews.com, pada Selasa 27 Oktober 2020

Adapun titik pengambilan bantuan itu, lanjut Hary di berada dirumah salah satu warga di RT 15 RW 02. Dimana dirumah tersebut panitia sebelumnya telah menyediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun, “Berkat sinergitas tiga pilar, antara Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan unsur Pemerintahan Desa, pembagian BPNT di rumah Ibu Tiari Desa Tegaron ini sudah sesuai dengan protokol kesehatan covid 19,” jelasnya

Bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia dalam rangka memenuhi kebutuhan warga akan asupan gizi seperti karbohidrat dan protein tersebut merupakan tahap ke VII yang dibrikan pada minggu keempat di bulan Oktober 2020, “ Kalau untuk paketnya itu berisi beras 10 Kilogram, daging ayam satu kilogram, Kentang satu kilogram, Kacang Tanah satu kilogram dan Kacang hijau satu kilogram,” urai Hary sembari menunjukkan sejumlah foto kepada pewarta media ini.

Di Desa Tegaron tersebut, imbuh Hary sebanyak 96 warga terdampak covid telah mengambil paket bantuan tersebut. “Kesempatan ini kami gunakan juga untuk terus mengkampanyekan penerapan protokol kesehatan, dan pentingnya menjaga imunitas tubuh dengan berolahraga setiap hari. Ya meskipun kita ketahui bersama sebagian besar masyarakat desa kerjanya adalah buruh tani dan petani dimana setiap hari ke sawah. Sama halnya dengan olahraga, tapi kita tetap ingatkan jangan sampai warga sampai teledor dan lengah untuk tetap menjaga kondisi tubuhnya,” tandasnya

Dengan terus mengkampanyekan penerapan protokol kesehatan disetiap kesempatan tersebut diharapkan, dapat memutus rantai penyebaran covid 19, sehingga permasalahan global tersebut segera selesai dan warga di daerah yang mendapat julukan Bumi Anjuk Ladang tersebut dapat kembali melaksanakan kegiatan seperti sedia kala. “Mari kita bersama sama menerapkan protokol kesehatan ini, maskermu melindungiku, maskerku melindugimu,” tutup Hary

Reporter   : Agus

Editor       : Taufin A   

Komentar

News Feed