oleh

Lawan Petugas dengan Celurit, Dua Maling Motor Dihadiahi Timah Panas Resmob Macan Wilis

Nganjuk – Berusaha melawan petugas dengan celurit, dua pencuri kendaraan bermotor (curanmor) terpaksa dihadiahi timah panas dibagian kakinya oleh tim Resmob Macan Wilis, Satuan Reserse Kliminal Kepolisian Resort Nganjuk Jawa Timur

Kedua pencuri yang sudah keluar masuk bui itu adalah, adalah IR (26) warga RT 09/RW 02 Desa Gajahrejo Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan, dan SH (31) warga Desa Mungkung Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk

Kedua pencuri yang pernah sama-sama menghuni Rutan Kelas II B Nganjuk, itu mencuri sepeda motor Honda Scoopy nopol AG 3887 VBA, milik Bimo Abdi Samudro (19) warga Desa Nglaban Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk, yang diparkir di halaman sebuah minimarket Jalan Panglima Sudirman, Nganjuk, pada Selasa 27 Oktober 202O sekitar pukul 22.45 WIB.

Namun belum sempat menikmati hasil jarahannya, keduanya diringkus Tim Macan Wilis Satreskrim Polres Nganjuk, pada Rabu 28 Oktober 2020 sekitar pukul 01.30 WIB. Bahkan keduanya dihadiahi timah panas lantaran melawan dengan sabetan celurit saat hendak diamankan.

“Kedua pelaku ini bertemu saat sama-sama menghuni Rutan Kelas II B Nganjuk. Setelah keluar bersama sama mencuri sepeda motor, dengan menggunakan kunci T,” ujar Kepala Kepolisian Resort Nganjuk, AKBP Handono Subiakto saat konferensi pers.

Penangkapan kedua tersangka, lanjut Kapolres berawal dari Unit Resmob Satreskrim Polres Nganjuk yang mendapatkan Informasi tentang curanmor di depan minimarket Jalan Panglima Sudirman Kelurahan Mangundikaran Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.

Dari informasi itupun, Tim Macan Wilis langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), dan membuka rekaman CCTV minimarket. Setelah mendapatkan ciri-ciri pelaku, tim bergerak menyebar mencari keberadaan pelaku.

Ketika dalam perjalanan, petugas mendapati salah satu pelaku, yakni IR mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna coklat hitam nopol AG 3887 VBA, yang diduga hasil curian. Sedangkan pelaku SH mengendarai motor Suzuki Satria Fu warna hitam. Selanjutnya petugas melakukan pengejaran, dan dua motor tersebut oleh pelaku ditinggal di pinggir jalan.

Lalu para pelaku kabur sambil membawa celurit masuk ke permukiman warga di Desa Sugihwaras Kecamatan Bagor. Akhirnya petugas dibantu warga dapat mengamankan pelaku yang kala itu bersembunyi di semak-semak pekarangan kosong.

“Lantaran melawan sambil menyabetkan celuritnya saat hendak dibawa ke mapolres, akhirnya pelaku diberikan tindakan tegas terukur pada kedua betisnya, baru bisa digelandang ke mapolres.Berdasarkan pengakuan pelaku, keduanya pernah melakukan pencurian di beberapa TKP. Bahkan luar kota,” jelas Kapolres.

Dalam melakukan aksinya, pelaku SH sebagai joki mengendarai motor Suzuki Satria Fu warna hitam membonceng pelaku IR. Setelah melihat motor sasaran, pelaku IR turun lalu membobol kontak menggunakan kunci T. “Pelaku juga menyiapkan plat nomor palsu, untuk dipasang di motor curian saat dijual nanti,” papar Kapolres.

Selain menangkap kedua pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti diantaranya, 1 unit sepeda motor Honda Scoopy warna coklat hitam nopol AG 3887 VBA, 1 unit Honda CRF warna hitam TKP Peterongan Jombang, 1 unit Suzuki Satria FU warna hitam sebagai sarana pelaku, 2 bilah celurit, 3 buah helm, rumah kunci T, jaket, 2 buah tas, 1 pipet sisa sabu, peralatan kunci, jas hujan, dan sepatu.

“Pengakuannya, keduanya mengaku pernah mencuri motor di Jalan Mastrip, depan minimarket Begadung, dan depan Stadion Anjuk Ladang. Laporan lengkap ada di Polsek Nganjuk Kota. Juga di wilayah Jombang dan Mojokerto,” ungkap Kapolres Nganjuk.

Dijelaskan pula oleh Kapolres, tersangka SH merupakan pelaku perampokan dengan korban perawat kesehatan di Kelurahan Begadung Kecamatan/Kabupaten Nganjuk tahun 2017 lalu, serta kasus 372 dan atau 378. Sedangkan tersangka IR terlibat kasus curanmor di wilayah Kabupaten Jombang, Nganjuk, dan Mojokerto.

Reporter  : Agus Bima

Editor      : Taufin A

Komentar

News Feed