oleh

Belanja Harus, Pakai Masker Wajib

Nganjuk – Upaya memutus rantai penyebaran covid 19 yang terus dilakukan pemerintah bersama dengan seluruh elemen masyarakat, nampaknya sudah merubah perilaku masyarakat dalam melakukan aktifitas, meski untuk menjadi budaya masih membutuhkan proses. Namun pentingnya memakai masker nampaknya sudah disadari oleh masyarakat

Seperti di Kabupaten Nganjuk Jawa Timur misalnya, masyarakat yang berbelanja di Prima Swalayan Jalan Yos Sudarso Kota Nganjuk hampir semua memakai masker. Hal itu dikarenakan manajemen swalayan terbesar di Kota Nganjuk tersebut memang menerapkan protokol kesehatan bagi para pengunjung

Dimana semua pengunjung yang akan berbelanja ketika masuk, harus mencuci tangan ditempat yang telah disediakan, diukur suhu badannya oleh petugas didepan pintu masuk dan wajib mamakai masker, “Sejak awal pandemic covid 19 sesuai arahan pemerintah kami telah menerapkan protokol kesehatan itu, bisa dilihat ada tempat cuci tangan, pak satpam juga mengukur suhu tubuh setiap orang yang akan masuk untuk belanja dan kami juga menempelkan tulisan kawasan wajib memakai masker,” ujar Chandra manajemen swalayan kepada akurasinews.com, 19 November 2020

Swalayan Tangguh Semeru : Prima Swalayan ditetapkan sebagai swalayan Tangguh Semeru ditengah pendemi covid 19 ini (dok Pemda Nganjuk untuk akurasinews.com)

Dengan upaya pencegahan itu, lanjut Candra hingga saat ini seluruh konsumen belum pernah ada yang protes, “Pernah ada yang tidak memakai masker oleh Pak Satpam dipersilahkan mengambil terlebih dahulu. Jadi walaupun konsumen adalah segalanya, penerapan protokol kesehatan itu lebih penting,” jelas Chandra

Jika untuk para konsumen saja, tambah Chandra manajemen menerapkan prokes, untuk karyawan aturan itu lebih ketat, “Memakai masker itu wajib bagi semua karyawan, sering cuci tangan dan menjaga jarak itu selalu kami ingatkan,silahkan dicek kalau ada karyawan tidak pakai masker langsung laporkan,” tandasnya

Secara umum, memang di swalayan yang menyediakan berbagai macam kebutuhan rumah tangga, mulai sembako hingga perabot dan pakaian serta buah dan sayur tersebut pengunjung dan karyawan memang mamaki masker. Namun begitu pada Mei 2020 lalu swalayan tersebut sempat diterpa informasi hoaks di media sosial (medsos). Dalam hoaks yang beredar dikabarkan bahwa dua karyawan Prima Swalayan positif terkonfirmasi Virus Corona (Covid-19).

“Kalau untuk kabar diawal covid itu, memang hoaks dan Sudah selesai dimediasi Polsek Kota. Yang nyebar sudah menyampaikan kalau itu hoaks,” ungkap Chandra

Chandra  juga menyampaikan bahwa klarifikasi soal karyawannya terpapar Corona sudah di-posting di akun Facebook Prima. Dalam postingan itu klarifikasi yang disampaikan berupa naskah teks dan video. Dalam video yang diunggah terlihat seorang pria menyampaikan klarifikasi. Sedangkan disampingnya ada polisi dan sejumlah orang.

Swalayan Tangguh Semeru : Prima Swalayan ditetapkan sebagai swalayan Tangguh Semeru ditengah pendemi covid 19 ini (dok Pemda Nganjuk untuk akurasinews.com)

Meski hingga saat ini penyebar hoaks pertama tersebut belum diketahui secara pasti. “Tapi bisa dilihat sendiri, karena informasi itu memang tidak benar, konsumen kami tidak terpengaruh, memang kalau ditanya apakah mengalami penurunan omzet, saya rasa bukan hanya Prima, semua bidang usaha terdampak oleh covid 19 ini, tapi kalau tentang info hoaks di media sosial itu tidak kami perpanjang sudah kami serahkan kepada pihak berwajib,” jelasnya

Sementara Ninik salah satu warga Kota Nganjuk yang berbelanja di Prima Swalayan mengatakan, meski diwajibkan memakai masker dan mencuci tangan sebelum masuk serta diukur suhu tubuhnya dia merasa tidak keberatan, karena hal itu dilakukan memang semata untuk memutus rantai penyebaran covid 19, “Belanja itu harus, pakai masker wajib mas, kalau tidak belanja gimana mau masak, memakai masker itukan sebenarnya untuk kepentingan kita sendiri ya agar terhindar atau mencegah corona ini,” ungkapnya

Menurut ibu dua orang putra ini menjelaskan, dia belanja di prima swalayan dalam seminggu sekali kadang dua minggu sekali, “Disini karena belanja kebutuhan yang untuk waktu seminggu dan sebulan, seperti sabun, shampo dan lain lainnlah mas, seperti ini, kalau sayur lebih sering ke pasar tradisional atau bapak yang lewat depan rumah itu, karena sayurkan setiap hari mas,” jelasnya

Ninik mengaku tidak hanya ketika belanja di prima swalayan saja memakai masker, namun sehari-hari dia tetap memakai masker, “Saya ini dikatakan cerewet kalau dirumah, karena anak-anak selalu saya omeli kalau tidak memakai masker, tapi ya tidak apa-apa itukan demi kesehatan kita bersama,” ungkapnya

Dengan serangkaian langkah penerapan protokol kesehatan oleh prima swalayan sebagai pihak swasta menunjukkan, upaya pemerintah dalam mencegah atau memutus rantai penyebaran covid 19 tersebut memang telah mendapat respon positif masyarakat dan kalangan dunia usaha

Reporter  : Agus K

Editor       : Taufin A  

 

Komentar

News Feed