oleh

2021, UMK Kabupaten Bekasi Naik 6,51 Persen

Bekasi – Setelah melalui proses yang cukup lama, Akhirnya Upah Minimum Kabupaten atau UMK Bekasi 2021 naik 6,51 persen, Keputusan kenaikan upah itu pun diambil setelah melakukan voting.

Dari kenaikan tersebut, gaji UMK pekerja di Kabupaten Bekasi 2021 kini menjadi Rp4.791.843 atau naik Rp292.882 dari yang sebelumnya UMK tersebut ditahun 2020 sebesar Rp4.498.961.

“Keputusan kenaikan UMK diputuskan melalui voting. Hasilnya naik 6,51 persen,”Ungkap Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Suhup, kepada awak media Jumat 20 November 2020

Suhup menjelaskan, Keputusan kenaikan ini didapatkan dari hasil rapat bersama Dewan Pengupah Kabupaten Bekasi yang terdiri dari pemerintah, akademisi, asosiasi pengusaha dan serikat buruh.

Rapat pembahasan upah cukup alot ,Karena beberapa kali rapat tidak menemukan kesepakatan hingga akhirnya dilakukan voting dalam penentuan UMK tersebut.Sudah dilakukan tiga kali rapat dalam dua pekan terakhir ini,terakhir rapat dilakukan pada hari rabu.

Suhup mengatakan, kenaikan UMK 6,51 persen didasari atas inflasi dan Pendapatan Domestik Bruto (PDB).

Karena di Kabupaten Bekasi tidak ada inflasi, akhirnya pembahasan upah mengambil inflasi dari Kota Bekasi,Yakni dari September 2019 sampai September 2020, inflasi menyentuh angka 2,33 persen dan kemudian acuan selanjutnya adalah berdasarkan data Badan Pusat Statistik yang menyebutkan PDB mencapai 4,18 persen.

“Dari perhitungan tersebut kemudian dilakukan voting dan ditetapkanlah angka kenaikan 6,51 persen UMK-nya,”pungkasnya.

Hasil pembahasan UMK Kabupaten Bekasi tersebut itu pun akan langsung disampaikan ke Gubernur Jawa Barat untuk selanjutnya akan diputuskan.

“Kita langsung kirim rekomendasinya kepada Gubernur Jawa Barat, karena Keputusan finalnya ada di sana,”tutupnya.

Reporter : Novianto
Editor      : Taufin AE

Komentar

News Feed