oleh

Persekabpas Stagnan di Liga 3, Pengurus Sakera Mania Wadul DPRD

Pasuruan – Sejumlah pengurus suporter sakera mania (YSSP) mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Pasuruan, di Jalan Raya Raci, Bangil, kabupaten setempat. Rabu 25 November 2020

Kedatangan para pengurus suporter bola itu bukan untuk berdemo, melainkan untuk menggelar audiensi dengan DPRD Kabupaten Pasuruan khususnya komisi IV,

“Kami ke sini untuk wadul kepada bapak wakil rakyat terkait perkembangan Persekabpas. Karena kami tak ingin keberadaan Persekabpas selalu stagnan dan terus berada di kompetisi Liga 3,” ujar Sekjen YSSP Henry Sulfianto kepada akurasinews.com

Dari hasil evaluasi selama tiga musim kompetisi, lanjut Henry mulai 2017, 2018 dan 2019. Persekabpas selalu jatuh dan gagal naik kasta Liga 2. Padahal menurutnya, materi pemain Persekabpas dibawah manager H.Suryono Pane sudah bagus dan selama babak penyisihan group hingga zona Jawa selalu menang. Namun saat selangkah lagi menuju Liga 2, Persekabpas selalu rontok.

“Kami menduga bahwa ada oknum yang menginginkan Persekabpas tetap berada di Liga 3. Hal ini lantaran kami menilai tidak ada satu pun klub bola Liga 3 di Zona Jawa yang bisa menyedot animo penonton seperti Persekabpas,” terangnya.

Selain itu, papar Henry Sakeramania juga menagih janji Bupati Pasuruan memasang lampu penerangan di stadion R.Soedarsono (kandang Persekabpas), meminta anggaran Persekabpas pada musim kompetisi 2021 ditambah menjadi Rp 2-3 miliar.

Kemudian meminta jajaran Askab PSSI Kabupaten Pasuruan sesegera mungkin membentuk jajaran managerial Persekabpas musim 2021 yakni Manager Bupati Pasuruan, Asisten Manager H.Suryono Pane dan pelatihnya Subangkit.

“Selain itu kami juga meminta dana bantuan pembinaan suporter, seperti yang juga telah dilontarkan oleh Bupati. Intinya kami suporter (Yayasan Suporter Sakeramania Pasuruan), meminta semua stakeholder di Kabupaten Pasuruan baik itu legislatif, executif dan yudikatif mendukung Persekabpas lolos Liga 2 pada 2022 mendatang. Sehingga Persekabpas menjadi club bola profesional (swasta murni) dan tidak lagi membebani APBD Kabupaten Pasuruan, seperti selama ini,” tandas Sekjen Sakeramania.

Mendapati aduan yang disampaikan perwakilan pengurus harian Yayasan Suporter Sakeramania Pasuruan (YSSP), Sekretaris Komisi IV M.Zaini beserta anggotanya menyatakan, pihkanya sepakat dengan apa yang disampaikan oleh para pengurus harian Yayasan Suporter Sakeramania Pasuruan itu.

“Kami sepakat dengan keinginan rekan suporter dan akan membawa permasalahan ini pada rapat komisi maupun rapat antar komisi serta fraksi. Persekabpas merupakan salah satu ikon Kabupaten Pasuruan yang harus pula mendapatkan perhatian lebih,” pungkasnya.

Reporter : Wawan
Editor      : Pujiyono

Komentar

News Feed