oleh

Memprihatinkan, Team KTS Makamkan Pasien Covid Gunakan Plastik Kresek Sebagai APD

Nganjuk – Sungguh memprihatinkan, karena banyaknya warga yang meninggal karena terpapar Covid 19 sampai-sampai Alat Pelindung Diri (APD) yang biasa dipakai oleh team Kampung Tangguh Semeru (KTS) untuk melakukan pemakaman habis.

Karena hal itu, team KTS terpaksa memakai plastik ketika melakukan pemakan salah satu warga yang meninggal karena terpapar covid 19. Pemandangan itu terlihat di pemakaman umum Desa Jatirejo Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk Jawa Timur pada Senin 28 Desember 2020

Darurat : Team KTS terpaksa memakai plastik ketika melakukan pemakaman salah seorang warga yang meninggal karena terpapar covid 19, hal itu dikarenakan persediaan APD habis (istimewa)

“Situasi dalam keadaan darurat, APD yang sudah disiapkan telah habis untuk pemakaman sebelumnya sekali pakai langsung dibakar, saat ini ibarat tidak ada rotan akarpun jadi. Namun team KTS tidak meninggalkan kewaspadaan penularan, makanya ini pakai plastic sebagai alat pelindung diri,” jelas Aiptu Dwi Cahyono selaku Bhabinkamtibmas di TPU Jatirejo

Memang, lanjut Aiptu Dwi Cahyono Desa Jatirejo di wilayah Kecamatan Loceret warga yang terpapar dan meninggal akibat covid 19 paling sering. Padahal team satgas dan team Kampung Tangguh Semeru (KTS ) sering turun ke lapangan untuk melakukan sosialisasi dan bantuan serta imbauan untuk menrapkan protokol kesehatan, namun nyatanya masih banyak warga yang bandel

Darurat : Team KTS terpaksa memakai plastik ketika melakukan pemakaman salah seorang warga yang meninggal karena terpapar covid 19, hal itu dikarenakan persediaan APD habis (istimewa)

Untuk warga yang meninggal, lanjut Aiptu Dwi adalah pasien covid 19 yang memiliki riwayat penyakit diabethes, “Dirawat Dirumah Sakit Bhayangkara yang juga merupakan rumah sakit rujukan Covid 19, dari Rumah sakit ada lima petugas dan satgas covid KTS Jatirejo sebanyak lima orang pula yang memakai APD dari plastik itu,” jelasnya

Sementara itu, Kapolsek Loceret Iptu Laksono Setiawan. SH membenarkan terkait dengan prosesi pemakaman yang mana team KTS memakai plastic sebagai APD, “Situasinya darurat, karena APD yang disediakan telah habis untuk pemakaman sebelumnya dimana tercatat warga Jatirejo meninggal akibat covid wilayah Loceret paling sering, maka kami mengajak ayo laksanakan protokol kesehatan jangan ada korban lagi,” tandas Iptu Laksono Setiawan

Reporter  : Agus K

Editor      : Taufin A

Komentar

News Feed