oleh

Rakor, Wakil Bupati Berharap Tingkat Kesembuhan Covid 19 Meningkat

Nganjuk – Pemerintah Kabupaten Nganjuk menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Tim Satuan Tugas  (Satgas) Penanganan Covid-19 di Ruang Rapat Anjuk Ladang. Selain diikuti oleh tamu undangan, gelaran rapat juga tersambung ke seluruh Satgas di Kecamatan se-Kabupaten Nganjuk.

Wakil Bupati Nganjuk H Marhaen Djumadi yang memimpin jalannya Rapat Koordinasi  menyampaikan perkembangan Covid-19 di Kabupaten Nganjuk yang cenderung mengalami kenaikan cukup signifikan “Namun, angka tingkat kesembuhan di Nganjuk masih kalah dari Jawa Timur yang mencapai 87,79 persen. Saya berharap tingkat kesembuhan ini harus ditingkatkan,” ungkap Kang Marhaen sapaan akrab Wakil Bupati Senin 28 Desember 2020

Mas Bupati, kata Kang Marhaen berpesan mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk mengikuti sekaligus menegakkan kembali SE Bupati Nganjuk tentang adaptasi kebiasaan baru. Dinas Kesehatan (Dinkes) Nganjuk menyampaikan, klaster terbesar penyebaran virus ini adalah klaster orang bepergian dan klster keluarga. “Maka dari itu, sudah menjadi kewajiban kita semua untuk lebih dapatnya mawas diri sekaligus menjaga agar virus ini tidak menyebar, terlebih kepada anggota keluarga.” Tandas Kang Marhaen

Sementara itu, dr Noeroel Cholis, Kepala Dinas Kesehatan memastikan jika virus ini masih ada, itu sudah menjadi tanggung bersama untuk selalu waspada agar virus ini tidak cepat menyebar. “Saya pastikan virus masih ada, jadi mari kita bersama-sama dimulai dari diri sendiri, untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, Prokes ini untuk kebutuhan kita bersama, bukan kepentingan pemerintah,” jelasnya

Hal senada disampaikan oleh Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Prathama. Ditegaskan bahwa sekarang tidak ada isolasi mandiri. Siapapun yang terkonfirmasi Covid-19 harus menjalani perawatan di 3 Rumah Sakit Rujukan atau Rumah Sakit Darurat. “Bilamana perlu, Hotel Sanggrahan yang ada di sawahan kita gunakan sebagai Rumah Sakit Darurat,” ungkap mantan Kapolres Batu ini.

Dandim 0810/Nganjuk, Letkol Inf. Georgius Luky Ariesta, mengharapkan, untuk menyikapi situasi pandemi saat ini, Satgas akan semakin menggiatkan operasi yustisi, mulai tingkat desa, kecamatan sampai kabupaten. Peran serta aktif masyarakat dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 perlu digerakkan lagi mulai dari tingkat bawah sampai tingkat Kabupaten. “Di desa-desa dan kecamatan dipimpin Babinsa, Babinkamtibmas, Kades/Lurah, camat, dannramil dan kapolsek, untuk itu Tiga Pilar perlu lebih diaktifkan lagi,” sebutnya.

Ketua MUI Nganjuk K.H Abdullah Sajad mengharapkan, semua pihak terutama para kiai dan ulama untuk menjadi pelopor dalam penerapan Protokol Kesehatan di saat pandemi . “Misalnya saat pengajian, benar-benar harus mewajibkan penggunaan masker dan menjaga jarak,” kata Abdullah.

Reporter  : Agus K

Editor      : Taufin A

 

Komentar

News Feed