oleh

Congkel Warung, Curi Kotak Amal, Warga Kebonsari Wetan Nyaris Dihajar Massa

Pasuruan  – Kepergok mencongkel warung dan menguras uang yang ada didalam kotak amal warung Dusun Magersari RT : 003, RW : 0003 Desa Ranuklindungan, Kecamatan  Grati, Kabupaten Pasuruan, Yudik Biantoro (40) Warga Jalan MM. Ibrahim RT : 003 RW : 012, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Nyaris Dihajar Massa di Jalan simpang tiga pintu Tol Grati Pasuruan

“Kejadian Sabtu kemarin, Tersangka ini terpergok pemilik warung setelah berhasil mencongkel pintu dan mengambil uang didalam kotak amal, di warung ini ada dua kotak amal keduanya dicongkel dan diambil uangnya,” ujar Kapolsek Grati AKP Suyitno S.H Senin 22 Februari 2021

Tindak pidana pencurian disertai dengan pemberatan itu, berawal ketika Farid Abdillah (27) warga Dusun Magersari, Desa Ranuklindungan, sekitar pukul 02.00 WIB, menutup warungnya yang lokasinya berdekatan dengan rumah Suarti ibunya

Sekitar 30 menit menutup warung, dia mendengar suara mencurigakan dari warung yang baru saja ditutupnya itu. Untuk menghilangkan rasa penasarannya diapun mengecek ke warung. Ternyata benar suara itu dikarenakan engsel pintu warung dicongkel dan ketika dilihat kedalam kotak amal milik Pondok Pesantren Salafiyah AL-HAMID Dawe Wetan Sumberdawesari-Grati Pasuruan  dan kotak amal Jariyah Musholla Balai Desa, serta dua bungkus/sachet Good Day Capuchino telah hilang

Bersamaan ketika pelapor mengecek warung, datang saksi Khoiron yang memberitahukan jika pelaku mengendarai sepeda motor kearah barat. Saat itulah pelapor masih dapat melihat lampu belakang motor yang menyala dan berhenti dijalan depan SDN-II Ranuklindungan.

Korban bersama M. Khoiri adiknya, berboncengan mengendarai motor mengejar pelaku. Sampai dijalan depan warung ayam bakar H Amin pelapor berhasil mengejar lalu menendang pelaku hingga terjatuh dan saat itulah pelaku berusaha menghilangkan barang bukti dengan membuang sebuah linggis kecil, dua bungkus/sachet Good Day Capuchino, sebuah helm merk INK warna merah, sejumlah uang kertas, sisir warna unggu dan sepasang sarung tangan warna kombinasi biru hitam dan putih

Meski sempat jatuh dan berhasil membuang barangt bukti, pelaku kembali melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor ke arah barat dan sesampai di jalan depan RSUD Grati pelaku membuang sejumlah uang yang ada disaku celananya. Namun apes ketika sampai di jalan simpang tiga pintu Tol Grati pencuri tersebut berhasil ditangkap massa

Mendapat laporan tentang penangkapan pelaku pencurian itupun, petugas Polsek Grati langsung menuju lokasi. Masyarakat yang marah nyaris menghakimi pelaku namun dapat dikendalikan oleh petugas yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Grati AKP Suyitno

“Begitu mendapat informasi tentang pencuri yang dikejar warga, kami langsung menuju lokasi. Sehingga pelaku pencurian ini tidak sampai dihakimi warga,” jelas AKP Suyitno

Dari penangkapan itu, turut pula diamankan sejumlah barang bukti sebagai proses hukum lebih diantaranya, Satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam, Nopol N-3833-WE. Sebuah linggis warna hijau terbuat dari besi salah satu ujungnya pipih dengan panjang kurang lebuh 25 centimeter. Sebuah jaket levis warna biru muda. Sebuah helm warna merah merk INK. Sebuah kotak amal Jariyah Mushollah Balai Desa terbuat dari kayu warna coklat terdapat engsel warna hitam yang sudah rusak dan kunci gembok masih terkait pada engsel yang berisi beberapa uang logam dengan nominal sebesar Rp. 7.500.

Sebuah kotak amal Jariyah pembangunan Ponpes Salafiyah AL-HAMID terbuat dari kaca dan rangka alumunium terdapat engsel warna hitam yang sudah rusak dan kunci gembok masih terkait pada engsel yang berisi beberapa uang logam dengan nominal sebesar Rp. 26.500. Uang pecahan 10.000, 5.000, 2.000, dan 1.000,  dengan total sebesar Rp. 101.000. dua bungkus/sachet Good Day Capuchino.Sebuah sisir warna unggu dan Sepasang sarung tangan warna kombinasi biru hitam dan putih.

Atas perbuatanya, pelaku disangkakan melanggar pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian yang disertai dengan pemberatan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara

Reporter   : Wawan

Editor       : Pujiyono

Komentar

News Feed