oleh

Lawan Resmob Suropati dan Jatanras Polda Jatim dengan Bom Bondet, Pelaku Pembunuhan Grati Tewas Tertembus Timah Panas

Pasuruan – Berusaha melawan petugas Resmob Suropati dan Jatanras Polda Jatim dengan melempar bom bondet, Ardianto alias TO (22) warga Desa Watulumbung, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, salah satu buron pelaku pembunuhan dengan korban Muhammad Ramdhani, tewas di tembus timah panas petugas gabungan. Kamis 29 April 2021.

Informasi yang berhasil dihimpun akurasinews.com menyebutkan, Tim Resmob Suropati bersama Tim Jatanras Polda Jatim sedianya akan menangkap Ardianto di Desa Watulumbung, Lumbang, Rabu 28 April 2021 sekitar pukul 06:00 WIB.

Namun, saat penggerebekan, tersangka berhasil melarikan diri. Petugas selanjutnya melakukan penggeledahan di lokasi dan mengamankan barang bukti.

Keesokan harinya, sekitar pukul 00.30 WIB, Tim Resmob Suropati mendapatkan informasi tersangka bersembunyi di hutan jati yang terletak di Desa Rebalas, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Tim Resmob Suropati bersama dengan Tim Jatanras Polda Jatim lalu melakukan penyisiran di sekitar hutan tersebut dan menemukan persembunyiannya.

Ardianto rupanya cukup lihai. Pada saat penangkapan, ia berusaha melarikan diri dan melawan petugas dengan cara melemparkan bondet ke arah petugas sebanyak 2 kali.

Karena membahayakan petugas, Tim memutuskan melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kearah tersangka. Ardianto tersungkur usai tembakan mengenai dada sebelah kirinya.

Di tangan kanan tersangka, Tim mendapati sebuah bondet yang belum sempat dilempar. Satu lagi, sebilah celurit terselip di pinggang tersangka.

Tim sempat membawa tersangka ke RS Bhayangkara Porong, akan tetapi dalam perjalanan, tersangka meninggal dunia.

Tim juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya 1 unit motor Honda Vario warna hitam Nopol N 2351 WI (milik korban), sebilah senjata tajam jenis celurit, sebilah senjata jenis belati, sebuah tas pinggang warna hitam, 8 buah bondet, 1 buah kunci T, 1 klip plastik narkoba jenis sabu-sabu, alat hisap narkoba jenis sabu, pakaian tersangka dan 1 buah handphone.

“Ternyata tersangka melakukan begal sebelum puasa di Rebalas dan beberapa kali di kota Pasuruan, Sidoarjo dan Surabaya,” ujar Kasubag Humas Polresta Pasuruan AKP Endy Purwanto,. SH

Reporter : Wawan
Editor      : Pujiyono

Komentar

News Feed