oleh

Rampas Motor, Debt Collector Bertato Diborgol Resmob Polres Pasuruan

Pasuruan – Kasus yang menimpa Muhammad Dani Matta (35) mungkin bisa dijadikan pelajaran bagi debt collector lainnya. Warga Desa Jatisari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan ini harus merasakan pengapnya penjara gegara menagih hutang dengan membawa senjata tajam.

“Terkait utang-piutang, tagih-menagih, tapi cara menagihnya dengan melawan hukum. Korban merasa dirugikan. Karena motornya dirampas dan diancam dengan sajam,” terang Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan,.S. I. K,.SH,.MH. Selasa 4 Mei 2021

Kasus yang membelit pria asal Ambon ini terjadi pada Minggu, 25 April 2021 di lapangan sepak bola di Desa Gajahrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Ketika itu, tersangka merampas motor milik Widya Risa Ilmi (21) warga Desa Gajahrejo. Tak hanya mengambil motor, tersangka juga melontarkan ancaman dan membawa sajam pisau lipat jenis kerambit.

“Pelaku dengan sengaja menguasai barang milik orang lain dengan mengancam. Dia membawa sajam tujuannya untuk mengancam korban. Ini dilarang dalam undang-undang darurat kita,” lanjut Rofiq.

“Korban memiliki hutang sebesar Rp18 juta. Sudah membayar Rp28 juta, tapi katanya masih kurang Rp48 juta. Secara jelasnya kita masih dalam pengembangan kami terkait utang piutang ini,” paparnya.

Kini, tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dijerat pasal 368 KUHP dan atau pasal 365 KUHP diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun.

“Pelaku ada lima orang. Tapi yang kita tahan satu orang, karena orang ini yang menguasai sajam saat kejadian. Tak menutup kemungkinan bisa masuk pasal-pasal lain karena peran dari mereka berbeda-beda,” tuturnya.

Sedangkan barang bukti yang ikut diamankan berupa sebuah motor Vario berwarna putih silver, selembar fotokopi BPKB motor Vario dan sebuah sajam pisau lipat jenis sambit.

Sementara itu Dani Matta mengaku mambawa sajam hanya untuk menakut-nakuti korban.

“Saya membawa sajam tapi enggak saya keluarkan. Motornya diambil sebagai jaminan. Murni utang piutang, tidak ada hubungannya dengan kredit motor,” ujarnya lirih. Dihadapan awak media pada saat konferensi pers.

Reporter : Wawan
Editor      : Pujiyono

Komentar

News Feed