oleh

Nguri Uri Budaya Jawi, Kejari Nganjuk Gelar Lebaran Ketupat Dengan Prokes Ketat

Nganjuk – Melestarikan budaya jawa tidak hanya dilakukan masyarakat pedesaan, di Kabupatèn Nganjuk Jawa Timur misàlnya, pelestarian budaya juga dilakukan oleh Kantor Kejaksaan Negeri. Intitusi penegakan hukum itu mengundang para wartawan yang biasa melakukan peliputan di Kejaksaan untuk memperingati lebaran ketupat

Kegiatan pada Senin 24 Mei 2021 di Empokan Kejari Nganjuk itu berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, ” Sengaja kami mengajak teman teman wartawan dari PWI ini ya, untuk makan ketupat lontong bersama sama, inikan tradisi jawa untuk memeriahkan lebaran atau hari raya idul fitri, mungkin agak terlambat tapikan ini masih bulan syawal,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Nophy Tenophero Suoth SH.,MH dalam sambutannya dihadapan para wartawan.

Dengan kegiatan ini, lanjut Kajari diharapkan sinergitas antara media dan Kejaksaan semakin lebih baik lagi, “Ini bukan acara formal ya, jadi kita buat santai saja, kita berharap kedepan sinergitas antara media dan Kejaksaan semakin baik dan kompak,” harapnya

Sementara itu, Andik Sukaca Ketua PWI Kabupaten Nganjuk yang hadir bersama pengurus dan anggota PWI menyampaikan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Nganjuk, ” Ya kita ucapkan terima kasih kepada Pak Kajari dan para Kasi, acara makan ketupat lontong ini baru kali pertama digelar kejaksaan, semoga dengan acara ini, seperti disampaikan Pak Kajari tadi sinerfitas antara media dan Kejaksaan semakin lebih baik,” tuturnya

Selain sebagai ajang silaturahmi, acara peringatan lebaran ketupat ini juga dijadikan sarana diskusi antara Kejaksaan dan awak media, ” Apalagi sebagian dari teman teman PWI ini, mengikuti program ubah laku yang dilaksanakan oleh Dewan Pers dan Gugus Tugas Pusat Covid 19. Sebagai agen perubahan perilaku kita tadi membahas banyak hal tentang Covid 19 terutama masalah penerapan protokol kesehatan,” jelasnya

Reporter  : Agus

Editor      : Taufin A

Komentar

News Feed