oleh

Perkara Anda Sudah Inkracht, Mau Ambil BB, Cukup 10 Menit Selesai   

Nganjuk – Barang bukti (BB) merupakan salah satu alat dalam proses penegakan hukum, apapun bentuk perkara mulai pidana umum, pidana tertentu hingga pidana khusus atau korupsi selalu disertai barang bukti. Yang seringkali menjadi tanya masyarakat apakah proses pengambilan barang bukti suatu perkara itu ribet. Kejaksaan Negeri Nganjuk melalui Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R) menjawab dengan membuat program SAEAMPUH (Sistem Layanan Ambil Barang Bukti 10 Menit)

“Ini merupakan program pelayanan Kejaksaan Negeri Nganjuk kepada masyarakat, apabila suatu perkara itu telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht dalam bahasa hukumnuya, tidak perlu ragu dan kuatir. Cukup dengan sepuluh menit barang bukti yang sesuai putusan pengadilan dikembalikan dapat diambil dikantor ini (Kejari,red),” ujar Kepala Seksi Intelijen Kejari Nganjuk Dicky Andi Firmansyah kepada pewarta media ini, Sabtu 05 Juni 2021

SAE AMPUH : Hanya sepuluh menit Barang Bukti (BB) langsung dibawa pulang, inilah program SAEAMPUH (Sistem Layanan Ambil Barang Bukti 10 Menit) Kejaksaan Negeri Nganjuk (dok Kejari Nganjuk)

Seperti halnya, lanjut Dicky pengambilan barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Mio warna Pink dan sepeda motor Honda Beat warna Hitam yang berkaitan dengan perkara Tindak Pidana Umum tentang pengeroyokan atau pasal 170 ayat (1) KUHP dan perkara narkoba “Pihak keluarga pemilik kendaraan sudah mengambilnya akhir mei kemarin, Kebetulan JPU (Jaksa Penuntut Umum,red) yang menangani itu adalah Ibu Ratrieka Yuliana, hanya sepuluh menit BB itu sudah dibawa pulang pihak keluarga yang berperkara,” jelasnya

Program ini, lanjut Dicky selain sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, juga untuk mendukung program pemerintah tentang penerapan protokol kesehatan, “Prokes tentu dan wajib diterapkan, pihak pihak yang masuk areal kantor Kejari Nganjuk oleh security di Pos depan sudah dipantau memakai masker tidak, kalau tidak yang diingatkan kalau tidak bawa dikasih gratis, disuruh cuci tangan dahulu dan diukur suhu tubuhnya, jadi walaupun hanya sepuluh menit prokes tetap harus diterapkan,” tuturnya

SAE AMPUH : Hanya sepuluh menit Barang Bukti (BB) langsung dibawa pulang, inilah program SAEAMPUH (Sistem Layanan Ambil Barang Bukti 10 Menit) Kejaksaan Negeri Nganjuk (dok Kejari Nganjuk)

Pejabat yang juga didaulat sebagai Koordinator Tim Penerangan Kejari Nganjuk ini juga menyampaikan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dilingkungan kerja maupun masyarakat yang masuk ke lingkup Kejari diharapkan dapat menekan angka penyebaran virus covid 19,“Covid ini masalah kita semua, mari kita bersama sama mencegah penularan virus ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun kita berinteraksi, mari kita saling jaga, jangan sampai pandemi ini terus berlarut,” ajak Dicky Andi Firmansyah

Reporter  : Agus

Editor      : Taufin A

Komentar

News Feed