oleh

Cegah Pengusaha Nakal, Kejari Nganjuk Lakukan Pengawasan & Sosialisasi Tera Ulang

Nganjuk – Untuk mencegah praktik curang para pengusaha nakal, Kejaksaan Negeri Nganjuk turut serta mengambil bagian dalam pengawasa. Untuk itu Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nganjuk yang berada di Jalan Gondo Wardoyo No. 12 melaksanakan Soialisasi Tera/Tera Ulang Program Standarisasi dan Perlindungan Konsumen bagi Pengusaha SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) dan Jasa Ekspedisi di Kabupaten Nganjuk.

“Ya kita ikut serta melakukan pengawasan, jangan sampai masyarakat, sebagai konsumen SPBU dan jasa ekpedisi dirugikan, itu merupakan salah satu tugas kita untuk turut serta melakukan pengawasan,” ujar Kepala Seksi Intelijen Dicky Andi Firmansyah, Senin 21 Juni 2021 saat berbincang dengan pewarta media ini

Adapun dalam kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nganjuk Haris Jatmiko S.Pd itu, dari Kejaksaan Negeri Nganjuk adalah Boma Wira Gumilar SH.,MH Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara selaku Jaksa Pengacara Negara pada Kejaksaan Negeri Nganjuk,

“Acaranya tanggal tujuh belas kemarin, dari Kejaksaan Pak Boma yang menjadi pembicara, Kemudian Pak Gondo Haryono dari Komisi II DPRD dan Saudara Ervina Lucky kepala UPT Perlindungan konsumen Kediri,” jelas Dicky

Kegiatan tersebut, masih menurut Dicky merupakan langkah nyata dalam rangka mengimplementasikan UU perlindungan Konsumen terhadap penyalahgunaan alat – alat ukur takar timbang dan perlengkapannya (UTTP) maka harus dilakukan kegiatan pengawasan / penyuluhan Metrologi Legal

“Hal ini sejalan dengan semakin meningkatnya kegiatan perekonomian di Kabupaten Nganjuk baik industri, perdagangan, maupun jasa secara langsung telah memberikan dampak pada tingginya daya saing produk dan jasa di pasar serta perlindungan konsumen,” tuturnya

Dengan kegiatan ini, lanjut Dicky diharapkan tidak akan ada lagi pengusaha nakal atau curang yanģ melakukan modikifikasi timbangan sehingga masyarakat dirugikan, “Intinya jangan sampai masyarakat dirugikan, itu yang terpenting,” tandasnya

Reporter  : Agus

Editor      : Taufin A

Komentar

News Feed