oleh

Edarkan Upal, JPU Tuntut Kades Rowomarto Patianrowo 3 Tahun Penjara di Sidang Online

Nganjuk – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Nganjuk, Deris Andriani SH.,MH menuntut terdakwa Hartoyo Kepala Desa Rowomarto Kecamatan Patian Rowo Kabupaten Nganjuk Jawa Timur dengan tuntutan 3 tahun penjara dan denda sebesar Rp5 juta subsidair 4 bulan penjara.

“Ya benar, sidangnya digelar secara daring atau online, tanggal dua puluh dua kemarin. Tuntutan itu setelah JPU melakukan serangkaian pemeriksaan dan terdakwa memang terbukti telah melanggar pasal 245 KUHP dan pasal 36 ayat (3) UU RI No 7 tahun 2011 tentang Mata Uang,”  jelas Kepala Seksi Intelijen Dicky Andi Firmansyah kepada akurasinews.com Rabu 23 Juni 2021

Dalam UU RI No7 tahun 2011 itu, kata Dicky tertulis dengan jelas barang siapa dengan sengaja mengedarkan mata uang atau uang kertas yang di keluarkan oleh negara atau bank sebagai mata uang atau uang kertas asli dan tidak palsu padahal ditiru atau dipalsu olehnya sendiri atau waktu diterima diketahuinya bahwa tidak asli atau palsu, “Tuntutan JPU juga diperkuat dengan bukti bukti yang ada, dalam perkara ini, JPU telah menyita sejumlah bukti diantaranya satu buah printer hawlett packard warna putih, satu buah kardus warna coklat, satu bendel kertas warna putih, sebuah dompet warna hitam, dua puluh tiga lembar kertas gambar pecahan Rp.100.000 dengan nomor seri berbeda untuk di rampas dan di musnahkan,” urai Dicky

Sidang perkara Upal tersebut lanjut Dicky digelar dari tiga lokasi, dimana JPU berada di aula kantor Kejari Nganjuk, Terdakwa berada di Rutan kelas IIB Kota Nganjuk dan majelis hakim yang terdiri dari Chita Cahyaningtyas, SH., Triu SH., dan Feri Deliansyah, SH. Berada di ruang sidang Pengadilan Negeri Nganjuk “Pada sidang online kemarin, kami tidak hanya menyidangkan perkara upal saja, namun juga ada sebelas perkara lain, sehingga total ada dua belas perkara dengan dua puluh satu terdakwa kami sidangkan,” pungkas Dicky Andi Firmansyah

Reporter   : Agus

Editor       : Taufin

Komentar

News Feed