oleh

Kenal Via Facebook, Lanjut WA, Temu Darat Seorang Gadis Digilir 5 Pemuda di Ladang Tebu

PASURUAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasuruan berhasil meringkus tersangka yang diduga melakukan tindak pidana persetubuhan atau pencabulan terhadap anak di bawah umur. Tersangka yang di amankan oleh Satreskrim Polres Pasuruan, yakni Tersangka MIK (16) warga Desa Minggir, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan.

Kasat Reskrim Polres Pasurua AKP Adhi Putra Utomo SH S.I.K membenarkan penangkapan tersebut, ” Benar, sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya Jumat 9 Juli 2021

Peristiwa memilukan bermula pada Minggu 04 Juli 2021 sekitar pukul 19.30 WIB, dimana korban yang sudah mengenal pelaku MIK dijemput di jalan dekat rumahnya kemudian di ajak jalan jalan. Sesampainya di lahan tebu tempat kejadian korban di ajak minum minum bersama empat orang temannya yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan kemudian korban disetubuhi oleh tersangka MIK dan teman – temannya secara bergantian.

Setelah digilir korban di antar salah satu pelaku, dan di turunkan di tepi jalan di daerah Ranggeh, Kececamatan Gondang wetan, Kabupaten Pasuruan, yang masih jauh dari rumahnya, dalam kondisi compang camping dan masih terpengaruh miras korban di tolong oleh orang yang tidak di kenal dan kemudian di antarkan pulang ke rumahnya. “Tersangka melakukan perbuatan itu karena sering menonton film porno lewat HP,” ungkap AKP Adhi

Antara Tersangka dan korban berkenalan di media sosial facebook selama 15 hari, kemudian berlanjut komunikasi via WhatsAap selama 10 hari, lanjut kopi darat dan sampai akhirnya terjadi peristiwa pidana itu

“Untuk itu saya menghimbau agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi, dan orang tua harus lebih memantau serta mengontrol putra putrinya dalam bermedia sosial, supaya kejadian seperti ini tidak terulang ,” jelas Kasat Reskrim Polres Pasuruan.

Dari penangkapan satu tersangka ini, petugas turut mengamankan sejumlah bukti diantaranya 2 Buah kaos lengan pendek, 1 buah sweter, 1 buah celana pendek, 1 buah BH, 1 buah celana panjang, dan 1 buah jaket.

Kepada tersangka petugas menjerat dengan Pasal 81 dan atau 82  UU RI No. 35 th. 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 th. 2002 tentang Perlindungan anak, dengan Ancaman hukuman paling sedikit 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara

Reporter : Wawan
Editor      : Pujiyono

Komentar

News Feed