oleh

Satreskrim Polres Pasuruan Ringkus 4 Sindikat Pengoplos LPG Subsidi

PASURUAN – Satreskrim Kepolisian Resort (Polres) Pasuruan berhasil mengungkap Sindikat Pengoplos Gas Elpiji Bersudsidi. Empat tersangka yang diringkus dan dijebloskan ke ruang tahanan itu diantaranya NK (31) warga Sukorejo Pasuruan, AM (36) warga Purwosari Pasuruan, D (45) warga Prigen Pasuruan dan MF (33) warga Jabon, Sidoarjo.

Dalam konferensi pers yang digelar di depan Mapolres Senin 19 Juli 2021, Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo SH S.I.K menyampaikan, keempat tersangka memiliki peran berbeda yakni sebagai pengoplos, penyedia tempat, penjual dan pemilik modal.

“Modus operandi dari para tersangka, memindahkan isi tabung 3 kg ke tabung 12 kg kemudian dijual dengan harga Rp 95 ribu, yang harganya dibawah harga pasaran pada umum,” ujar AKP Adhi Putranto Utomo

Dalam seminggu, lanjut AKP Adhi para Tersangka bisa mengirim hasil oplosan sebanyak tiga kali kepada pelanggannya, dan dalam sekali pengiriman meraup keuntungan Rp 2,5 juta, sehingga dalam satu bulan mencapai Rp 30 juta.

“Aksi yang dilakukan para tersangka sangat merugikan, karena mengoplos elpiji bersudsidi ke non subsidi, apalagi dimasa pandemi dan penerapan PPKM Darurat saat ini, ditakutkan terjadi kelangkaan elpiji bersudsidi bagi masyarakat,” jelas AKP Adhi.

Dari penangkapan sindikat tersebut, barang bukti yang berhasil disita diantaranya adalah 158 tabung gas, segel palsu, timbangan digital, dan dua mobil operasional yakni pikap L300 dengan Nopol N-9253-TK dan Suzuki Carry dengan Nopol N-8868-TM.

“Para tersangka akan dijerat dengan Pasal 55 UURI/22/2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diubah dalam Pasal 40 UURI/2020 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda Rp 6 miliar,” tegas AKP Adhi

Kepada masyarakat, AKP Adhi mengimbau apabila mengetahui atau mengalami tindak kejahatan segera melapor, ” Dan jangan melakukan perbuatan melawan hukum siapapun, dimanapun mari terlebih diwilayah hukum Polres Pasuruan Jawa Timur, kami akan tindak tegas. Juga kami sampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sudah memberikan informasi terkait kegiatan yang melawan hukum selama ini,” pungkasnya

Reporter : Wawan
Editor      : Pujiyono

Komentar

News Feed