oleh

Dengan Prokes Ketat, Kejari Nganjuk Musnahkan BB 118 Pidum Bersama Forkopimda

NGANJUK – Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk Nophy Tennophero Suoth SH.,MH bersama jajaran Forkopimda melakukan pemusnahan barang bukti (BB) dari 118 perkara tindak pidana umum, yang telah memiliki  kekuatan hukum tetap atau telah berstatus inkracht. Rabu 18 Agustus 2021

Pemusnahan BB yang digelar di halaman belakang kantor Kejari Nganjuk itu menerapkan protokol kesehatan ketat, dimana para jajaran forpimda yang hadir tidak hanya memakai masker namun juga face shield, dimeja tempat para tamu juga disediakan hand sanitizer, jarak tempat dudukpun diatur sedimikan rupa sesuai dengan protokol kesehatan

Pemusnahan BB : Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk Nophy Tennophero Suoth SH.,MH menyampaikan penjelasan terkait pemusnahan BB yang merupakan hasil kerjasama dengan Polres, BNN dan PN Nganjuk (Agus)

Tampak hadir pada kegiatan tersebut diantaranya adalah Kapolres Nganjuk AKBP Harviadi Agung Pratama, Kepala BNN Nganjuk AKBP Bambang Sugiharto, Kepala Rutan Klas II-B Nganjuk Sudarno. Ketua Pengadilan Negeri Nganjuk yang diwakili oleh Panitera Supriyadi SH dan perwakilan Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

“Tetap jaga jarak ya, rekan rekan media, kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Barang bukti yang paling banyak adalah perkara tindak pidana umum tentang narkotika dan psikotropika atau tentang undang undang kesehatan, ada dua puluh satu ribu pil dobel L kita musnahkan dengan cara diblender dan ada juga materai palsu ini kita musnahkan dengan cara dibakar,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk Nophy Tennophero Suoth SH.,MH kepada akurasinews.com

Prokes Ketat : Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk Nophy Tennophero Suoth SH.,MH bersama Kapolres Nganjuk AKBP Harviadi Agung Pratama SH.,SIK.,MH dan Perwakilan Dinkes Nganjuk tidak hanya masker namun juga face shield saat membakar BB di halaman belakang kantor kejari Nganjuk (Agus)

Selain puluhan ribu pil dobel L, berbagai jenis BB yang dimusnahkan itu diantaranya adalah narkotika jenis sabu dan ganja, BB kasus UU ITE, senjata tajam, BB Kasus perjudian, BB Kasus pencurian, BB kasus penipuan  dan BB kasus tindak pidana umum lainnya, yang sudah inkract dalam jangka waktu November 2020 sampai Agustus 2021.

“Barang bukti yang kita musnahkan ini adalah hasil kerja sama antara Polres Nganjuk, BNN Nganjuk dan Pengadilan Negeri Nganjuk, Saya sangat mengapresiasi seluruh jajaran, sehingga terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung dalam penanganan tindak pidana ini,” jelas Kajari

Secara rinci jumlah barang bukti yang dimusnahkan pada kegiatan yang tetap memperhatikan protokol kesehatan tersebut diantaranya adalah sabu-sabu dengan berat total 97,45 gram, ganja 170,8 gram, ekstasi 2,5 butir, pil dobel L 21.823 butir. Materai palsu sebanyak 11.296 lembar, serta barang bukti lainnya seperti miras jenis arak, handphone, senjata tajam, alat yang gunakan untuk perjudian, kejahatan, dan lain sebagainya.

Seluruh barang bukti dimusnahkan selain dibelnder juga dimusnahkan dengan cara dibakar dan dipotong  dengan mesin sehingga tidak bisa digunakan lagi,“Kejaksaan sebagai eksekutor Negara akan terus menjalin kerjasama dengan seluruh intansi untuk melayani masyarakat yang lebih baik lagi,” pungkas Kajari

Reporter  : Agus

Editor      : Taufin A

Komentar

News Feed