oleh

JPU Hadirkan 3 Perangkat Sebagai Saksi Dalam Sidang Korupsi Infrastruktur TA 2015 di Desa Putren

NGANJUK – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Nganjuk menghadirkan tiga orang perangkat Desa Putren Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk Jawa Timur untuk bersaksi dalam sidang lanjutan kasus korupsi dana infrastruktur Tahun Anggaran (TA) 2015 yang menyeret Nidi Basuki mantan Kades Putren Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk Jawa Timur sebagai terdakwa

“Agenda pada sidang tanggal enam belas desember kemarin adalah meminta keterangan saksi, JPU benar telah menghadirkan tiga orang perangkat desa sebagai saksi,” ujar Kepala Seksi Intelijen Kejari Nganjuk Dicky Andi Firmansyah, Sabtu 18 Desember 2021.

Persidangan tersebut, lanjut Kasi Intel digelar secara online dari ruang sidang pengadilan tipikor pada Pengadilan Negeri Surabaya dan Rutan kelas II B Kota Nganjuk, ” Untuk jalannya persidangan secara umum berjalan cukup lancar,” ungkap Dicky

Bertindak sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada persidangan mantan orang nomor satu di Desa Putren tersebut adalah Andie Wicaksono, S.H., M.H., dan Sri Hani Susilo, SH.dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk. “Perkara ini merupakan pelimpahan dari Kepolisian Resort Nganjuk,”jelas Dicky

Seperti diketahui, sambung Dicky JPU dalam dakwaanya nenerapkan, Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP atau Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP. “Persidangan kemarin, dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Marper Pandiangan,” ungkapnya

Persidangan lanjutan kasus korupsi 6 tahun lalu itu akan kembali digelar pada tanggal 23 Desember 2021 dengan agenda Pemeriksaan Saksi-saksi “Untuk agenda persidangan lanjutan masih menghadirkan saksi-saksi,” pugkas Dicky.

Untuk diketahui, terdakwa Nidi ditahan oleh Kejari Nganjuk sejak 23 Agustus 2021, setelah menerima pelimpahan perkaranya dari Unit Tipikor Satreskrim Polres Nganjuk.

Reporter  : Agus

Editor      : Taufin A

Komentar

News Feed